Posted by: mZ.anGgIe on: May 16, 2008
Fiuh…akhirnya novel Sang Pemimpi dan Edensor dapat ku khatamkan juga dalam waktu 2 hari padahal tuh novel sudah berbulan2 nangkring di rak buku (hahahaha..parah bener…sok sibuk sih..:P). Ada satu hal yang menarik setelah membaca novel ke-3 Andrea Hirata ini. Semula aku mengira Edensor itu hanyalah sebuah desa khayalan sang penulis tapi ternyata desa itu benar2 ada. Edensor merupakan sebuah desa di Derbyshire Inggris. Kalau mau tau lebih lanjut klik aja disini.
Inilah desa yang bernama Edensor itu…

So beautiful place….

Yang paling menarik sebenarnya adalah cara sang penulis dalam menemukan desa khayalannya didalam perjalanannya yang tak disengaja. Seperti yang diceritakan dalam buku tersebut, dalam perjalanan itu akhirnya sampailah dia di sebuah desa dan kemudian sang penulis merasakan sesuatu dejavu akan masa lalunya lalu bertanyalah dia kepada penduduk setempat dan dijawablah : “Sure, lof. Its EDENSOR.” *gila….merinding banget baca buku ini…*
Review sedikit meskipun udah lumayan banyak yang udah baca bukunya….
Ketiga novel sekuel karya Andrea Hirata ini mengisahkan tentang kisah nyata perjalanan hidupnya. From nothing to be something. Sang penulis merupakan seorang anak yang dulunya tidak punya apa-apa bahkan terancam tidak bisa sekolah karena sekolahnya akan ditutup oleh pemerintah setempat. Akan tetapi ia mempunya mimpi yang luar biasa tingginya dan juga punya semangat yang tidak kalah tingginya untuk menggapai mimpi – mimpinya tersebut hingga pada akhirnya semua mimpi – mimpinya itu bisa menjadi kenyataan.
Banyak sekali pelajaran hidup yang dapat diambil dari buku ini. Salah satunya adalah mengajarkan kita bahwa setiap orang berhak mempunyai mimpi setinggi apapun karena tanpa mimpi orang tersebut seakan mati.
“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu….” — Arai
Buku ini juga mengajarkan bahwa suatu saat kita akan menemukan mozaik atau potongan kehidupan masa lalu kita di kehidupan kita yang akan datang. Karena kehidupan kita di masa lalu, sekarang dan masa depan adalah kehidupan yang masih saling bertautan.
“Jika kita sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi sepahit apapun keadaannya.”(Edensor, hal 266)
Bagi yang belum baca…bacalah…
OOT dikit…sedikit sedih melihat buku pertama Andrea Hirata yang berjudul Laskar pelangi yang covernya dijiplak semirip mungkin seperti yang sudah diposting oleh tetangga sebelah. Hhhmm…..indo…indo… dimanakah kreatifitasmu….
keduaxx nih…
kesana yuk eng…
yuks…
*masukin ke daftar list mimpi*![]()
Edenshore…
Besok berangkat ke Edenshore!!!!!
Kibarkan Merah Putih disana!!!! he he he
Sebenernya Orang indonesia juga pada kreatif lho, hanya saja kadang terbentur keadaan sehingga kreatifitasnya dialihkan ke yg lain….
Ayo para penulis muda, bangkit dan buat negara bangga…
haha…bagus juga idemu
yuk kibarkan merah putih kita tercinta di sono…
terbentur keadaan??ah masalah klasik…bukan begitu![]()
novel dah dipegang-pegang, tapi isi kantong berkehendak lain
wah ndak ikutan saya kalo soal yang ini…
![]()
kuat bener ya baca segitu tebelnya? ampun-ampun dah kalo saya
lah udah hobi…gimana dunks
![]()
andrea hirata gitu loh…. salah satu penulis paling luar biasa yang bukunya bisa gw baca ulang berkali2… hehe
yup…Andrea Hirata mang T.O.P
![]()
saya khatam 14 jam 20 menit 3 detik…ghahaha..buku nyang ke empat dah terbit lom..klo udah beli n pinjamkan ke saya ya..
blom terbit katanya September 08 nanti..yah kita tunggu ajah
![]()
Ternyata desa Edensor seindah ceritanya. Bener-bener buku yang inspiratif, dan yang nulis orang Indonesia. Saluuut!
Btw, om Cookie ngajak ke Edensor bwt honeymoon yah? wkwkwkwkwkkwkw…… (Kabuuuur!)
huahahahaha..tanya langsung ama orangnya ajah dee…
![]()
gambar = 10/10
ini maksudnya apa ya…
binun mode = on
belum baca, bagus ya?
bagusssss…..
novel2 nya mantabh ye.. ajiibbb…
jd brani bermimpi..
nich buku mang paling keren sedunia……..
jd pengen dech ke edensor
kirain itu cm ngri khayalan
eh……….ternyata oh ternyata
Aku bangga Indonesia punya penulis seperti Andrea Hirata
Aku suka semua cerita dari keempat buku dari tetralogi laskar pelangi.
Andrea Hirata memberi motivasi kalau kita jangan pernah takut bermimpi.
Bravo Hirata.
pemikir yang indah..
Edensor bner…bner kren abiz…
Plus.. ke 3 bku yg lainnya..
moga ja filmnya segera dibuat…
ke Edensor yuk…
May 16, 2008 at 10:43 am
yak, ada waktu buat baca buku novel dan tidak buat TA
) heheheheheh
belum baca dari awal… ntar aja pas dah lengkap tetraloginya